ICMI OKU Gelar Pelatihan Kepemudaan, Perkuat Karakter Generasi Muda Menuju Indonesia Emas 2045 -->

ICMI OKU Gelar Pelatihan Kepemudaan, Perkuat Karakter Generasi Muda Menuju Indonesia Emas 2045

31 Oktober 2026

BATURAJA, OKU — Dalam rangka memperingati Hari Sumpah Pemuda Tahun 2026, Ikatan Cendekiawan Muslim se-Indonesia (ICMI) Organisasi Daerah (Orda) Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) menggelar Pelatihan Kepemudaan dengan tema “Mengimplementasikan Jiwa Pemuda yang Berintegritas, Berkarakter, dan Berdaya Saing dalam Mewujudkan Indonesia Emas 2045.” Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Sabtu, 31 Oktober 2026, bertempat di Aula Hotel Grand Kemuning Baturaja, Kabupaten OKU.

Pelatihan ini diikuti para pelajar dan pemuda yang merupakan perwakilan dari sejumlah SMA, SMK dan MA se-Kabupaten OKU serta organisasi pelajar, di antaranya Pelajar Islam Indonesia (PII) dan FOSOKU. Kegiatan tersebut menjadi wadah pembinaan generasi muda agar memiliki kemampuan yang lebih luas, tidak hanya dalam bidang akademik, tetapi juga dalam hal integritas, karakter, kepemimpinan, komunikasi, kepercayaan diri, kerja sama tim dan kepedulian terhadap masyarakat.
Ketua Panitia Pelaksana, Rega Cahya, C.PS., dalam laporan pelaksanaan kegiatan menjelaskan bahwa pelatihan tersebut dilaksanakan sebagai bentuk kepedulian ICMI Orda OKU terhadap pembinaan dan pengembangan kualitas generasi muda. Menurutnya, generasi muda perlu mendapatkan ruang untuk belajar dan mengembangkan potensi karena mereka merupakan bagian penting dalam menentukan arah pembangunan di masa mendatang. Karena itu, kegiatan ini diharapkan mampu memberikan pengalaman positif, memperluas pergaulan serta menumbuhkan keberanian generasi muda untuk berkarya dan mengambil peran di tengah masyarakat.

Dalam kesempatan tersebut, Rega juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten OKU, khususnya Bupati dan Wakil Bupati OKU, jajaran pengurus ICMI, para narasumber, pihak sekolah, guru pendamping serta seluruh pihak yang telah memberikan dukungan terhadap pelaksanaan kegiatan. Ia berharap kegiatan kepemudaan tersebut tidak sekadar menjadi agenda seremonial memperingati Hari Sumpah Pemuda, melainkan menjadi langkah nyata dalam membentuk generasi muda yang memiliki semangat belajar, keberanian berkarya, kepedulian terhadap lingkungan dan masyarakat, serta kesiapan menghadapi tantangan masa depan.
Sementara itu, sambutan Bupati OKU disampaikan oleh Kepala Dinas Koperasi dan UMKM OKU, H. Hasan HD, S.Sos., M.S.E. Dalam sambutannya, Hasan menekankan pentingnya pembinaan terhadap pelajar, terutama mereka yang telah memiliki pengalaman berorganisasi seperti pengurus OSIS. Ia menyebut para peserta sebagai generasi muda terpilih yang memiliki kesempatan untuk terus meningkatkan kemampuan dan kapasitas kepemimpinan. Ia juga mendorong agar ke depan dapat dilaksanakan pelatihan khusus bagi para pengurus OSIS sebagai upaya memperkuat pengalaman organisasi dan kemampuan kepemimpinan generasi muda.

Kegiatan tersebut turut dihadiri jajaran pengurus ICMI, di antaranya Muhammad Nopriansyah, S.T. dari MPW ICMI Organisasi Wilayah Sumatera Selatan; Ketua MPD ICMI Orda OKU H. Hasan HD, S.Sos., M.S.E.; Sekretaris Heri Safrizal, S.K.M., C.PS., C.VCIES.; Bendahara Dedy Erwansyah, S.TP.; Wakil Sekretaris Muttaqiuddin, S.Pd.; Wakil Bendahara Edi Subagio, S.M.; Ketua Divisi Organisasi, Kelembagaan dan Pemberdayaan SDM sekaligus Direktur PDAM Tirta Raja OKU Drs. Bertho Darmo Poedjo Asmanto, M.BA.; Ketua Divisi Pariwisata, Seni dan Budaya Hilmi Wiranawata, S.E., M.M.; Dewan Penasehat ICMI Ir. H. Lindawati, MZ, M.T.; serta Wakil Ketua Dewan Pakar ICMI Darman Syafei, S.E., M.Si.

Untuk memperkaya wawasan peserta, panitia menghadirkan empat narasumber dengan latar belakang berbeda, yakni M. Nopriansyah, S.T. dari MPW ICMI Orwil Sumsel, Bertho Darmo Poedjo Asmanto, M.BA. selaku Direktur PDAM Tirta Raja OKU sekaligus pengurus ICMI Orda OKU, Rita Setiawan, S.E. selaku public speaker, serta M. Syazan Nur Ihsan, alumni FOSOKU, Ketua OSIS SMA Negeri 1 OKU dan mahasiswa Universitas Indonesia. Materi yang diberikan mencakup kepemimpinan intelektual, integritas moral, nilai keislaman, kontribusi pemuda dalam pembangunan bangsa, peran relawan muda di era digital, kepedulian dan aksi nyata bagi masyarakat, jiwa kepemimpinan, etos kerja, komunikasi, kepercayaan diri, kerja sama tim serta dinamika kelompok dan interaksi pemuda.

Melalui pelatihan tersebut, ICMI Orda OKU berharap para peserta mampu mengimplementasikan nilai-nilai kepemudaan dalam kehidupan sehari-hari dan menjadi generasi yang berintegritas, berkarakter serta memiliki daya saing. Kegiatan ini sekaligus menjadi bagian dari upaya menyiapkan sumber daya manusia muda Kabupaten OKU agar mampu menghadapi perkembangan zaman dan memberikan kontribusi positif bagi masyarakat, daerah dan bangsa. Dengan pembinaan yang berkelanjutan, generasi muda diharapkan dapat menjadi bagian penting dalam mewujudkan cita-cita Indonesia Emas 2045.
Sekretaris Umum ICMI Orda Kabupaten Ogan Komering Ulu.Heri Safrizal, SKM
PESAN MOTIVASI UNTUK GENERASI MUDA OKU
Kepada adik-adik pelajar perwakilan SMA, SMK, MA, serta rekan-rekan dari organisasi PII dan FOSOKU, manfaatkan kesempatan ini untuk belajar, memperluas wawasan, membangun kepercayaan diri, dan menjalin persahabatan. Jangan pernah merasa terlalu muda untuk bermimpi besar dan mengambil peran dalam perubahan. Masa muda adalah kesempatan terbaik untuk membangun ilmu, karakter, integritas, dan kepemimpinan. Jangan hanya menjadi generasi yang mengikuti perkembangan zaman, tetapi jadilah generasi yang mampu menciptakan perubahan dan memberikan manfaat bagi lingkungan sekitar.

"Jangan menunggu menjadi hebat untuk mulai berkarya. Mulailah dari hal kecil, beranilah mencoba, teruslah belajar, dan jangan takut gagal. Sebab, pemimpin masa depan tidak dibentuk oleh seberapa tinggi cita-citanya, tetapi oleh seberapa kuat karakter, integritas, dan perjuangannya untuk mewujudkan cita-cita tersebut." Mari jadikan pertemuan ini sebagai awal lahirnya persahabatan, kolaborasi, dan semangat baru untuk membangun generasi muda OKU yang cerdas, berkarakter, religius, dan berdaya saing menuju Indonesia Emas 2045.(Red)HS