BATURAJA, OKU — Sebanyak 33 siswa Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) Rayon Baturaden, Ranting Lubuk Raja, Cabang OKU Pusat Madiun, resmi naik tingkat dari sabuk polos ke sabuk jambon. Kegiatan kenaikan tingkat tersebut digelar di Desa Baturaden, Batumarta Unit II, Kecamatan Lubuk Raja, Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU), Sabtu (19/9/2026), dalam suasana khidmat, tertib dan penuh semangat kekeluargaan.
Kegiatan tersebut dihadiri langsung Ketua Cabang PSHT OKU Kang Mas Eko Deddy Sri Wahyudi, Wiro Anom, jajaran Polsek Lubuk Raja, pengurus ranting, tokoh masyarakat, pelatih, pendamping serta warga tingkat satu PSHT. Kehadiran jajaran pengurus dan unsur kepolisian turut memberikan dukungan sekaligus pembinaan kepada para siswa yang telah menyelesaikan tahapan latihan dan ujian kenaikan tingkat.
Dalam kegiatan tersebut, jajaran Polsek Lubuk Raja memberikan penyuluhan kepada para siswa dan warga PSHT mengenai sejumlah persoalan yang menjadi perhatian masyarakat, khususnya bahaya penyalahgunaan narkoba dan judi online. Selain itu, kepolisian juga menyampaikan imbauan mengenai pencegahan kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Para siswa diingatkan agar menjauhi segala bentuk kegiatan yang dapat merusak masa depan serta menjaga keamanan dan ketertiban di lingkungan masing-masing.
Ketua Cabang PSHT OKU Kang Mas Eko Deddy Sri Wahyudi menegaskan bahwa organisasi tidak memberikan ruang bagi anggotanya yang terlibat penyalahgunaan narkoba. Ia menyampaikan, apabila terdapat warga PSHT yang terbukti terlibat kasus narkoba, keanggotaannya akan dicabut dan yang bersangkutan diserahkan kepada pihak kepolisian untuk menjalani proses hukum sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.
Sementara itu, Ketua PSHT Rayon Baturaden Agus Supriyanto menyampaikan apresiasi kepada 33 siswa yang telah menjalani latihan dengan tekun dan disiplin hingga mengikuti ujian kenaikan tingkat. Menurutnya, kenaikan dari sabuk polos ke sabuk jambon bukan sekadar pergantian warna sabuk, tetapi merupakan tanda bertambahnya tanggung jawab, kedisiplinan dan pemahaman terhadap nilai-nilai yang diajarkan dalam PSHT.
“Jagalah semangat berlatih dan tetap patuh pada arahan para pelatih. Jadilah teladan yang baik di keluarga maupun di masyarakat Desa Baturaden,” pesan Agus Supriyanto kepada para siswa. Ia berharap para siswa yang telah naik tingkat mampu menerapkan kedisiplinan dan nilai-nilai positif yang diperoleh selama latihan dalam kehidupan sehari-hari.
Dalam pembekalannya, Kang Mas Eko Deddy Sri Wahyudi juga mengingatkan para siswa agar senantiasa menjaga nama baik dan marwah PSHT. Ia menekankan bahwa inti ajaran PSHT adalah membentuk manusia berbudi luhur, mampu membedakan antara perbuatan yang benar dan salah, serta meningkatkan ketakwaan kepada Tuhan Yang Maha Esa. Karena itu, kemampuan bela diri harus diimbangi dengan sikap, akhlak dan tanggung jawab sosial.
Rangkaian ujian kenaikan tingkat berlangsung aman, lancar dan penuh semangat kekeluargaan. Sebanyak 33 siswa dinyatakan lulus setelah memenuhi persyaratan teknis, keorganisasian dan keilmuan PSHT, kemudian secara resmi mengenakan sabuk jambon. Kegiatan ini diharapkan menjadi bagian dari proses pembinaan generasi muda agar memiliki karakter, disiplin dan tanggung jawab, sekaligus mampu menjauhi narkoba serta judi online dan memberikan kontribusi positif bagi masyarakat Kecamatan Lubuk Raja dan Kabupaten OKU.
(Teratainews 19.september.2026