Baturaja, OKU – Momentum Hari Ulang Tahun (HUT) ke-116 Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) menjadi ajang lahirnya sebuah inovasi pelayanan publik yang membanggakan. Perumda Air Minum Tirta Raja resmi meluncurkan TIRRA DRINK Mobile Water Purifier, layanan penyediaan air minum layak konsumsi bergerak yang diklaim sebagai yang pertama di Indonesia. Peluncuran dilakukan langsung oleh Gubernur Sumatera Selatan Dr. H. Herman Deru, S.H., M.M. didampingi Bupati OKU H. Teddy Meilwansyah, S.STP., M.M., M.Pd., di Baturaja, Rabu (29/7/2026).
TIRRA DRINK merupakan unit mobile water purifier yang dirancang untuk menyediakan air minum bersih, sehat, dan siap konsumsi pada berbagai kegiatan pemerintahan, pendidikan, keagamaan, olahraga, sosial hingga acara kemasyarakatan. Kehadirannya menjadi salah satu kado inovatif bagi masyarakat OKU sekaligus menandai transformasi pelayanan Perumda Air Minum Tirta Raja menuju pelayanan publik yang lebih modern, praktis, dan berdampak nyata.
Dalam kesempatan tersebut, Gubernur Sumatera Selatan H. Herman Deru mengapresiasi lahirnya inovasi yang dinilai mampu meningkatkan kualitas pelayanan publik sekaligus mendukung upaya penyediaan air minum yang aman bagi masyarakat. Menurutnya, inovasi seperti TIRRA DRINK menunjukkan bahwa BUMD mampu menghadirkan terobosan yang memberikan manfaat langsung dan dapat menjadi inspirasi bagi daerah lain.
Sementara itu, Bupati OKU H. Teddy Meilwansyah menyampaikan bahwa inovasi tersebut lahir dari keinginan agar masyarakat memperoleh akses air minum yang tidak hanya bersih, tetapi benar-benar layak dikonsumsi di berbagai lokasi kegiatan. Ia berharap TIRRA DRINK dapat dimanfaatkan secara maksimal pada setiap kegiatan pemerintah maupun masyarakat sehingga manfaatnya dapat dirasakan secara luas.
Direktur Utama Perumda Air Minum Tirta Raja Drs. H. Bertho Darmo Poedjo Asmanto, MBA mengungkapkan bahwa TIRRA DRINK merupakan implementasi dari ide dan arahan Bupati OKU.
Menurut Bertho, Bupati menginginkan adanya layanan tap water yang berbeda dari daerah lain, yakni dapat dipindahkan dan hadir langsung di lokasi kegiatan masyarakat. "Ini adalah ide Bupati OKU yang ingin menghadirkan pelayanan air yang bukan hanya bersih, tetapi juga bisa diminum oleh masyarakat," ujarnya.
Bertho bahkan menyebut TIRRA DRINK sebagai inovasi pertama di Tanah Air. "Tap water boleh ada di mana-mana, tapi yang mobile seperti ini baru ada di OKU. Belum ada di tempat lain," kata mantan Direktur Umum dan Keuangan PDAM DKI Jakarta (PAM JAYA) periode 2014–2016 tersebut. Ia menjelaskan bahwa TIRRA DRINK bukan sekadar dispenser, melainkan water purifier yang memadukan teknologi Reverse Osmosis (RO) dan Ultra Violet (UV) sehingga menghasilkan air yang aman untuk diminum.
Secara teknis, sistem TIRRA DRINK bekerja melalui tiga tahapan utama, yaitu penyaringan awal (pre-filter) untuk menangkap pasir, lumpur, dan debu, dilanjutkan Reverse Osmosis (RO) yang menyaring bakteri, virus, bahan kimia serta logam berat menggunakan membran berteknologi tinggi, kemudian ditutup dengan proses sterilisasi sinar Ultra Violet (UV) yang membunuh sisa mikroorganisme sehingga air menjadi steril dan layak dikonsumsi.
Bertho menegaskan bahwa peluncuran TIRRA DRINK hanyalah langkah awal dari berbagai inovasi yang akan terus dikembangkan Perumda Tirta Raja menuju Smart Water Company.
Ia berharap TIRRA DRINK menjadi kado terbaik bagi masyarakat pada HUT ke-116 OKU sekaligus menjadi tonggak baru peningkatan pelayanan publik. "Kami ingin Perumda Tirta Raja menjadi BUMD yang terus tumbuh, profesional, adaptif, inovatif, dan dicintai masyarakat. Karena itu, kami akan terus menghadirkan berbagai terobosan demi pelayanan yang semakin prima," pungkasnya.