Tasyakuran Warga Baru PSHT ranting Sosoh Buay rayap dan Santunan 40 Anak Yatim Warnai Momen Penuh Kebersamaan -->

Tasyakuran Warga Baru PSHT ranting Sosoh Buay rayap dan Santunan 40 Anak Yatim Warnai Momen Penuh Kebersamaan

15 Juli 2026

BATURAJA, OKU – Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) Ranting Sosoh Buay Rayap, Cabang Ogan Komering Ulu (OKU) Pusat Madiun menggelar kegiatan Tasyakuran Pengesahan Warga Baru yang dirangkaikan dengan santunan kepada 40 anak yatim di Desa Tengku Jaya, Kecamatan Sosoh Buay Rayap, Kabupaten OKU, Selasa malam (14/7/2026). Kegiatan yang dihadiri ratusan warga dan tamu undangan tersebut berlangsung khidmat, penuh kekeluargaan, serta menjadi momentum mempererat tali persaudaraan sekaligus mempertegas komitmen PSHT dalam menjalankan kegiatan sosial di tengah masyarakat.
Kegiatan tersebut dihadiri Ketua PSHT Cabang OKU Pusat Madiun Kang Mas Eko Deddy Sri Wahyudi, Ketua Ranting PSHT Sosoh Buay Rayap Julius Fernando, Kapolsek Sosoh Buay Rayap AKP Sunadir, Kepala Desa Tengku Jaya Malik, Dewan Tingkat II Kang Mas Ropik Muslimin dan Kang Mas Munawir, Ketua Pelaksana Mas Matsus, jajaran pengurus PSHT, para pelatih, 16 warga baru yang telah disahkan, tokoh agama, tokoh masyarakat, pemerintah desa, serta ratusan warga yang memenuhi lokasi acara. Kehadiran berbagai unsur tersebut menunjukkan eratnya sinergi antara organisasi, pemerintah, aparat keamanan, dan masyarakat.
Ketua Pelaksana Mas Matsus dalam sambutannya menyampaikan rasa syukur dan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah membantu menyukseskan kegiatan, khususnya Ketua Cabang PSHT OKU Pusat Madiun yang hadir memberikan arahan serta para donatur yang telah memberikan dukungan. Berkat kebersamaan seluruh pihak, panitia berhasil menghimpun dana santunan sebesar Rp6 juta yang disalurkan kepada 40 anak yatim. 

Menurutnya, kegiatan ini merupakan implementasi nyata ajaran PSHT yang tidak hanya membentuk kemampuan bela diri, tetapi juga menanamkan nilai kemanusiaan, kepedulian sosial, gotong royong, dan rasa kasih sayang terhadap sesama. Sambutannya ditutup dengan sebuah pantun yang disambut tepuk tangan meriah dari para hadirin.
Mewakili warga baru, Agus mengungkapkan rasa syukur karena sebanyak 16  warga yang telah mengikuti proses latihan selama kurang lebih satu tahun akhirnya resmi disahkan menjadi warga PSHT pada tanggal 20 Juni 2026 beberapa hari yang lalu. 

"Ia mengatakan pengesahan bukanlah akhir perjalanan, melainkan awal untuk mengabdikan diri sebagai keluarga besar PSHT. Oleh sebab itu, seluruh warga baru masih membutuhkan bimbingan, nasihat, dan arahan dari para senior agar mampu menjaga nama baik organisasi. Agus juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pelatih, pengurus, serta Pemerintah Desa Mekar Jaya yang telah memberikan dukungan penuh sehingga kegiatan tasyakuran dan santunan dapat berlangsung dengan lancar.

Ketua Ranting PSHT Sosoh Buay Rayap Julius Fernando mengucapkan selamat kepada seluruh warga baru yang telah resmi menjadi bagian dari keluarga besar PSHT. Ia mengingatkan agar seluruh warga senantiasa menjaga marwah organisasi, menjunjung tinggi nilai persaudaraan tanpa membedakan suku, agama, maupun golongan, serta selalu mengamalkan ajaran luhur PSHT dalam kehidupan sehari-hari. Julius juga mengajak seluruh warga untuk terus memegang teguh semboyan PSHT, 
"Selama matahari masih bersinar, selama bumi masih dihuni manusia, selama itu pula PSHT akan tetap jaya, kekal, dan abadi," sebagai motivasi untuk terus menjaga persatuan dan kehormatan organisasi.
Dalam kesempatan tersebut, Kepala Desa Tengku Jaya Malik memberikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan yang dinilai membawa dampak positif bagi masyarakat. Menurutnya, perpaduan antara tasyakuran warga baru dan santunan anak yatim menjadi bukti bahwa PSHT hadir bukan hanya sebagai organisasi pencak silat, tetapi juga sebagai organisasi sosial yang peduli terhadap lingkungan sekitar. 

Pemerintah Desa Tengku Jaya bersama Pemerintah Desa Mekar Jaya, lanjutnya, siap mendukung setiap kegiatan positif PSHT selama tetap menjaga keamanan, ketertiban, dan keharmonisan masyarakat. Senada dengan itu, Kapolsek Sosoh Buay Rayap AKP Sunadir mengajak seluruh warga PSHT untuk menjadi pelopor keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), menjaga persatuan, serta menjadi teladan di tengah kehidupan bermasyarakat.
Sementara itu, Ketua PSHT Cabang OKU Pusat Madiun Kang Mas Eko Deddy Sri Wahyudi menyampaikan rasa bangga atas semangat persaudaraan dan kekompakan yang ditunjukkan warga PSHT Ranting Sosoh Buay Rayap. Ia mengucapkan selamat kepada 16 warga baru yang telah resmi disahkan, sekaligus mengapresiasi panitia, pemerintah desa, aparat kepolisian, para donatur, dan seluruh pihak yang telah bekerja sama menyukseskan kegiatan. Dalam arahannya, Kang Mas Eko mengingatkan agar seluruh warga baru mampu mengamalkan falsafah "Memayu Hayuning Bawana", menjaga nama baik organisasi, serta menjadi insan yang berguna bagi agama, bangsa, negara, dan masyarakat.
Mengakhiri sambutannya, Kang Mas Eko Deddy Sri Wahyudi menegaskan bahwa PSHT berkomitmen menjaga citra organisasi dengan menindak tegas setiap anggotanya yang melakukan pelanggaran. Ia melarang keras penggunaan knalpot brong, aksi arogan, tawuran, maupun tindakan lain yang mengganggu ketertiban umum. Apabila terdapat warga PSHT yang terbukti meresahkan masyarakat, organisasi tidak akan ragu memberikan sanksi tegas hingga pencabutan status keanggotaan. 

Sebelum acara ditutup dengan doa bersama, Kang Mas Eko juga menjelaskan makna tradisi tumpeng dalam PSHT sebagai simbol rasa syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa, persatuan, kebersamaan, dan harapan agar seluruh warga senantiasa hidup rukun serta mampu mengabdikan diri kepada bangsa, negara, dan masyarakat.

Humas PSHT cabang Oku