Penutupan MPLS SMAN 3 OKU Meriah, Siswa Baru Diperkenalkan Beragam Ekstrakurikuler untuk Kembangkan Minat dan Bakat -->

Penutupan MPLS SMAN 3 OKU Meriah, Siswa Baru Diperkenalkan Beragam Ekstrakurikuler untuk Kembangkan Minat dan Bakat

18 Juli 2026

Baturaja, OKU, Jumat (17/7/2026) – Kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Tahun Ajaran 2026/2027 di SMAN 3 OKU resmi ditutup dengan penampilan berbagai ekstrakurikuler yang ada di lingkungan sekolah. Penampilan tersebut menjadi rangkaian penutup MPLS sekaligus sarana untuk memperkenalkan organisasi dan kegiatan pengembangan diri kepada seluruh siswa baru kelas X yang akan memulai proses belajar di sekolah tersebut.
Berbagai ekstrakurikuler menampilkan pertunjukan terbaiknya di hadapan ratusan siswa baru dan dewan guru. Penampilan tersebut meliputi seni tari, Pramuka, Pasukan Pengibar Bendera (Paskibraka), pencak silat, serta sejumlah ekstrakurikuler lainnya yang selama ini aktif berprestasi di tingkat sekolah maupun di berbagai ajang perlombaan. Masing-masing kelompok menampilkan kemampuan, keterampilan, serta karakter khas yang menjadi identitas kegiatan mereka. Kegiatan penampilan ekstrakurikuler dilaksanakan di lingkungan SMAN 3 OKU, Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU), pada hari terakhir pelaksanaan MPLS, Jumat (17/7/2026). 
Seluruh siswa baru mengikuti kegiatan tersebut dengan antusias. Mereka tampak memberikan apresiasi kepada setiap penampilan yang disuguhkan, sekaligus mulai mengenal berbagai pilihan kegiatan yang dapat diikuti selama menjadi peserta didik di SMAN 3 OKU.
Kepala SMAN 3 OKU, Budi Taryono, S.Pd., M.M., M.Pd., mengatakan bahwa penampilan ekstrakurikuler merupakan bagian penting dari rangkaian MPLS. Selain mengenalkan lingkungan sekolah, peserta didik baru juga perlu mengetahui berbagai wadah yang dapat menjadi sarana pengembangan potensi, pembentukan karakter, serta peningkatan kemampuan nonakademik.
"Penampilan ekstrakurikuler ini ditujukan kepada adik-adik kelas X agar mereka tertarik dan dapat memilih salah satu kegiatan ekstrakurikuler yang sesuai dengan minat dan bakatnya. Setiap siswa baru diwajibkan mengikuti minimal satu kegiatan ekstrakurikuler sebagai bagian dari pembinaan karakter dan pengembangan potensi di sekolah," ujar Budi Taryono.
Menurutnya, kebijakan tersebut bertujuan agar setiap peserta didik tidak hanya berfokus pada pencapaian akademik, tetapi juga memiliki kesempatan mengembangkan kemampuan di bidang seni, olahraga, kepemimpinan, kedisiplinan, maupun keterampilan sosial. Melalui kegiatan ekstrakurikuler, siswa diharapkan mampu membangun rasa tanggung jawab, kerja sama, percaya diri, dan jiwa kepemimpinan yang akan bermanfaat dalam kehidupan sehari-hari.
Dengan diperkenalkannya seluruh ekstrakurikuler sejak masa MPLS, sekolah berharap siswa baru dapat menentukan pilihan kegiatan yang sesuai dengan minat dan bakat masing-masing. Keikutsertaan aktif dalam ekstrakurikuler juga diharapkan mampu melahirkan prestasi, baik di tingkat sekolah, kabupaten, provinsi, maupun nasional, sekaligus memperkuat budaya positif serta semangat kebersamaan di lingkungan SMAN 3 OKU.

Pewarta (endang yustisi)