SMKN 3 OKU Sukses Bangun Budaya Literasi, Fasilitasi Siswa Terbitkan Buku hingga Cetak Penulis Muda -->

SMKN 3 OKU Sukses Bangun Budaya Literasi, Fasilitasi Siswa Terbitkan Buku hingga Cetak Penulis Muda

04 Juni 2026

BATURAJA, OKU – Upaya nyata dalam membangun budaya literasi di lingkungan sekolah terus membuahkan hasil yang sangat positif dan signifikan di Sekolah Menengah Kejuruan Negeri (SMKN) 3 Ogan Komering Ulu (OKU), Sumatra Selatan. Sekolah kejuruan ini tidak hanya fokus mendorong para siswanya untuk gemar membaca buku, tetapi juga berhasil mengambil langkah konkret yang lebih jauh dengan mencetak penulis-penulis muda berbakat dari kalangan pelajar. Melalui berbagai program literasi yang terstruktur dan berkelanjutan, pihak sekolah sukses membimbing para pelajar hingga mampu menerbitkan buku karya mereka sendiri.

Sejumlah karya tulis hasil kreativitas, ide, dan pemikiran orisinal para pelajar SMKN 3 OKU ini kini telah resmi diterbitkan dalam bentuk cetak dan menjadi koleksi berharga di Perpustakaan SMKN 3 OKU. Keberhasilan yang membanggakan ini menjadi bukti nyata sekaligus mendobrak stigma bahwa siswa sekolah kejuruan hanya kompeten dalam bidang teknik atau praktik lapangan saja. Keberhasilan ini menunjukkan bahwa anak-anak SMK juga memiliki kemampuan akademis dan akademika yang tinggi untuk menghasilkan karya sastra yang berkualitas, berbobot, serta sangat layak dibaca oleh masyarakat luas.

Kepala SMKN 3 OKU, Berkat Hanafi, dengan didampingi Kepala Perpustakaan SMKN 3 OKU, Warni Ritawati, S.Pd., menegaskan bahwa manajemen sekolah memiliki komitmen yang sangat kuat untuk memberikan dukungan penuh kepada seluruh siswa yang memiliki minat dan bakat di bidang kepenulisan. Pihak sekolah menyadari bahwa potensi kreatif siswa di bidang sastra dan literasi memerlukan wadah, pembinaan, dan apresiasi yang serius agar dapat berkembang secara optimal sehingga tidak layu sebelum berkembang.

Menurut Berkat Hanafi, bentuk dukungan yang diberikan oleh SMKN 3 OKU dilakukan secara menyeluruh dan totalitas. Pihak sekolah memberikan intervensi positif, mulai dari proses pembinaan awal, latihan rutin, pendampingan kepenulisan yang intensif bersama guru pembimbing, hingga memfasilitasi seluruh proses penerbitan ke penerbit buku resmi. Hal ini dilakukan agar karya yang awalnya hanya berupa naskah mentah milik siswa dapat terwujud nyata menjadi sebuah buku fisik yang bernilai, ber-ISBN, dan diakui secara luas.

"Kami ingin anak-anak tidak hanya menjadi pembaca atau konsumen informasi saja, tetapi juga menjadi pencipta karya yang produktif dan bermanfaat. Karena itu, sekolah membuka ruang seluas-luasnya serta mengalokasikan sumber daya yang ada agar mereka dapat mengembangkan kemampuan menulis dan menerbitkan hasil karya mereka sendiri," ujar Kepala SMKN 3 OKU, Berkat Hanafi, saat memberikan keterangan resmi pada Rabu (3/6/2026).

Dampak positif dari program literasi yang berkelanjutan ini sejatinya sudah mulai terlihat nyata dalam beberapa tahun terakhir. Pada tahun 2025 lalu, siswa SMKN 3 OKU telah berhasil menerbitkan sebuah buku antologi puisi yang berisi kumpulan karya terbaik para pelajar dari berbagai jurusan yang ada di sekolah tersebut. Tak kalah memukau, salah seorang siswa bahkan sukses menerbitkan novel solo hasil karyanya sendiri, di mana setelah lulus, alumni tersebut terbukti tetap produktif dan kini telah berhasil menetaskan total enam novel lainnya di pasar literasi nasional.

“Buku antologi puisi ini sudah diterbitkan secara resmi dan kini telah menjadi koleksi literatur unggulan di perpustakaan kami. Sementara untuk novel, penulisnya merupakan salah satu alumni berprestasi dari SMKN 3 OKU yang hingga saat ini masih aktif dan sangat produktif menelurkan karya, di mana ia sudah menerbitkan enam novel lanjutan setelah lulus dari sini,” ungkap Kepala Perpustakaan, Warni Ritawati, S.Pd., dengan nada bangga.

Memasuki pertengahan tahun 2026 ini, semangat literasi yang menyala di SMKN 3 OKU dipastikan terus berjalan tanpa henti. Melalui program terbaru yang sedang berjalan, sekolah tengah mempersiapkan proyek besar penerbitan buku kumpulan cerita pendek (cerpen) karya siswa berskala masif, yang melibatkan sekitar 75 pelajar lintas jurusan dengan didampingi secara ketat oleh lima guru mentor dari berbagai tingkat dan kompetensi keahlian. Warni menilai capaian ini membuktikan bahwa potensi literasi generasi muda di OKU sangat luar biasa besar jika mendapat ruang, motivasi, serta fasilitas yang memadai dari lingkungan sekolah tempat mereka menuntut ilmu.

TNews (HUSIN BASRAH)