PALEMBANG — Wakil Gubernur Sumatera Selatan, Cik Ujang, secara resmi membuka pergelaran bergengsi Lomba Kompetensi Siswa (LKS) Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Tingkat Provinsi Sumatera Selatan Tahun 2026 pada Selasa, 19 Mei 2026.
Upacara pembukaan yang berlangsung meriah dan penuh dengan aura kompetisi ini dipusatkan di Aula SMK Negeri 2 Palembang. Agenda tahunan yang menjadi barometer kualitas pendidikan vokasi ini dihadiri langsung oleh jajaran Kepala Dinas Pendidikan Provinsi, para kepala sekolah SMK se-Sumsel, guru pembimbing, dewan juri, serta ratusan siswa peserta terbaik yang mewakili seluruh kabupaten dan kota di wilayah Bumi Sriwijaya.
Prosesi pembukaan seremonial tersebut ditandai dengan pemukulan gong secara simbolis oleh Wakil Gubernur, yang langsung disambut tepuk tangan gemuruh dari seluruh hadirin sebagai tanda dimulainya persaingan sehat antar-talenta muda berbakat. Dalam pidato sambutannya, Wakil Gubernur Sumatera Selatan menegaskan bahwa LKS SMK bukan sekadar ajang seremonial tahunan untuk memperebutkan piala atau mencari siapa yang menang dan kalah. Lebih dari itu, ajang ini merupakan sarana krusial dalam menempa dan membentuk karakter, kedisiplinan,
kreativitas, serta kesiapan mental kerja para siswa sebelum terjun ke masyarakat.
Menurut Cik Ujang, tantangan zaman yang semakin dinamis menuntut dunia pendidikan vokasi untuk bergerak lebih cepat dan adaptif. Pendidikan kejuruan saat ini harus mampu melahirkan generasi muda yang tidak hanya menguasai teori, tetapi juga memiliki keterampilan taktis yang siap menghadapi ketatnya persaingan di dunia industri serta percepatan perkembangan teknologi digital. Ia juga memberikan motivasi mendalam dengan mengajak seluruh peserta untuk menjadikan LKS ini sebagai pengalaman belajar yang positif, selalu menjunjung tinggi nilai sportivitas, dan terus memacu kompetensi diri agar mampu bersaing secara tangguh di tingkat nasional maupun internasional.
Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Selatan dalam laporan resminya menyampaikan bahwa LKS SMK Tingkat Provinsi tahun 2026 ini melombakan sebanyak 31 cabang lomba dari berbagai klaster bidang keahlian yang relevan dengan kebutuhan pasar kerja saat ini. Seluruh delegasi yang bertanding di tingkat provinsi ini merupakan siswa-siswi pilihan terbaik yang sebelumnya telah berhasil melewati proses seleksi ketat dan berjenjang di tingkat kabupaten atau kota masing-masing, sehingga kualitas kompetisi tahun ini dipastikan berjalan sangat kompetitif.
Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan menaruh harapan dan target yang besar pada pergelaran LKS SMK 2026 ini. Dinas Pendidikan Provinsi berkomitmen agar raihan prestasi yang telah diukir oleh kontingen Sumatera Selatan pada periode-periode sebelumnya dapat terus dipertahankan secara konsisten. Salah satu target utama dan strategis yang diusung oleh Pemprov Sumsel melalui kompetisi tahun ini adalah untuk mengunci sekaligus mempertahankan posisi Provinsi Sumatera Selatan agar tetap kokoh berada di jajaran peringkat enam besar pada LKS SMK tingkat nasional yang akan datang.
Menangkap sinyal kompetisi yang kuat tersebut, SMK Negeri 3 Ogan Komering Ulu (OKU) tidak ingin ketinggalan momentum untuk unjuk gigi di tingkat provinsi. Sebagai salah satu institusi pendidikan kejuruan yang diperhitungkan di daerah, SMK Negeri 3 OKU menunjukkan komitmen nyata dalam mendukung peningkatan mutu pendidikan vokasi dengan mengirimkan para siswa terbaiknya ke Palembang. Keikutsertaan ini menjadi ajang pembuktian dari hasil pembinaan intensif yang dilakukan sekolah, sekaligus memotivasi siswa untuk terus mengukir prestasi gemilang yang selaras dengan konsentrasi keahlian mereka
masing-masing.
Pada ajang tahun ini, SMK Negeri 3 OKU menurunkan formasi kekuatan penuh dengan ambil bagian pada enam bidang lomba yang tersebar di beberapa program keahlian teknik. Secara rinci, Konsentrasi Keahlian Teknik Instalasi Tenaga Listrik (TITL) mengirimkan perwakilan untuk berlaga di dua bidang lomba, Teknik Pemesinan (TPM) menerjunkan siswa untuk dua bidang lomba, Teknik Pengelasan (TPL) bersaing di satu bidang lomba, serta Konsentrasi Keahlian Teknik Kendaraan Ringan Otomotif (TKRO) yang turut memperkuat formasi dengan mengikuti satu bidang lomba.
Menghadapi persaingan ketat dari perwakilan 17 kabupaten/kota se-Sumsel, pihak manajemen sekolah dan seluruh civitas akademika SMK Negeri 3 OKU mengusung optimisme tinggi. Dengan modal dukungan penuh dari Kepala Sekolah, bimbingan tak kenal lelah dari para guru pendamping, serta kerja keras dari para siswa, mereka menargetkan tampil maksimal untuk mempertahankan, bahkan melampaui capaian prestasi dari tahun-tahun sebelumnya. Ajang LKS SMK Provinsi 2026 ini diharapkan tidak hanya membawa harum nama Kabupaten OKU, tetapi juga menjadi pemantik semangat bagi seluruh siswa di sekolah untuk terus belajar, disiplin, dan memiliki daya juang tinggi demi menyongsong masa depan yang mandiri dan kompetitif.
TNews(HUSIN BASRAH)