Baturaja, oku, teratainews.id - Sebanyak 46 siswa Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) Ranting Lubuk Raja, Cabang OKU Pusat Madiun, mengikuti Ujian Kenaikan Sabuk (UKS) dari sabuk jambon ke sabuk hijau. Kegiatan tersebut merupakan bagian dari tahapan pembinaan siswa PSHT untuk meningkatkan kemampuan teknis pencak silat sekaligus pembentukan karakter kepribadian.sabtu.10.jan.2026
Ujian kenaikan sabuk ini dilaksanakan pada Sabtu, 10 Januari 2026, bertempat di Gedung Padepokan PSHT Desa Martajaya Blok G Unit II Batumarta, Kecamatan Lubuk Raja, Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU). Kegiatan berlangsung dengan tertib, aman, dan penuh nuansa persaudaraan.
Peserta UKS berjumlah 46 siswa putra dan putri yang berasal dari beberapa rayon di wilayah Kecamatan Lubuk Raja. Mereka mengikuti seluruh rangkaian ujian yang telah ditetapkan oleh organisasi, mulai dari pengujian fisik, teknik pencak silat, hingga pemahaman ajaran dan etika PSHT.
Acara secara resmi dibuka oleh Ketua Ranting PSHT Lubuk Raja. Dalam sambutannya, ia menyampaikan bahwa pelaksanaan UKS ini tidak hanya bertujuan untuk menaikkan tingkat sabuk siswa, tetapi juga sebagai sarana mempererat kebersamaan dan kekompakan antar rayon di bawah naungan Ranting Lubuk Raja.
Lebih lanjut, Ketua Ranting menegaskan bahwa setelah pelaksanaan ujian kenaikan sabuk hijau ini, pihaknya akan menggelar latihan gabungan se-Ranting Lubuk Raja. Adapun waktu dan tempat pelaksanaan latihan gabungan tersebut akan dikoordinasikan dan disampaikan melalui para ketua rayon di masing-masing wilayah.
Dalam kesempatan yang sama, Ketua Cabang PSHT OKU Pusat Madiun, Kang Mas Eko Deddy Sriwahyudi, turut memberikan sambutan sekaligus wejangan kepada para pelatih. Ia menekankan bahwa tugas pelatih tidak hanya mengajarkan teknik pencak silat sebagai bekal fisik, namun juga membentuk pola pikir dan perilaku
Siswa agar menjadi warga PSHT yang berbudi pekerti luhur.
Ketua Cabang juga menegaskan agar tidak ada pengkotak-kotakan siswa dalam bentuk apa pun. Menurutnya, seluruh siswa adalah bagian dari PSHT Pusat Madiun. Ia mengajak para pelatih untuk menikmati setiap proses pembinaan, menjaga marwah organisasi, serta mengamalkan Janji Siswa dan Tri Bakti PSHT, yaitu berbakti kepada Tuhan Yang Maha Esa, orang tua, serta guru dan pelatih, demi menjaga persaudaraan yang kokoh dan berkelanjutan."tutup kang mas eko
(Husin basrah)